14 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Diamond Princess Positif Terinfeksi Virus Corona

Internasional

Otoritas Amerika Serikat (AS) mengumumkan 14 warganya yang dievakuasi dari Kapal Diamond Princess positif terinfeksi virus corona COVID 19. Angka ini di luar 40 warga negara AS yang sudah dinyatakan positif terinfeksi COVID 19, sebelum proses evakuasi. Sebanyak 14 orang itu diketahui positif terinfeksi virus corona, ketika proses evakuasi, setelah penumpang keluar dari kapal dan memulai transportasi ke Bandara.

Otoritas AS menjelaskan, 14 warganya telah diuji 2 3 hari sebelum evakuasi, dan baru dinyatakan positif virus terinfeksi corona. Meskipun demikian, 14 warganya itu tetap dievakuasi dari Jepang. Namun para penumpang yang terinfeksi itu ditempatkan di ruang isolasi khusus pada pesawat evakuasi.

Secara keseluruhan, sekitar 300 warga negara AS telah dievakuasi dari kapal pesiar mewah yang banyak terinfeksi virus corona. Sebanyak 40 warga AS tengah menjalani perawatan di rumah sakit Jepang. Departemen Kesehatan Malaysia melaporkan dua warganya yang ada di kapal pesiar Diamond Princess positif terinfeksi virus corona (Covid 19).

Hal itu disampiakan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, dalam sebuah postingan di halaman Facebooknya, seperti dikutip media Malaysia The Star, Selasa (18/2/2020). Ia juga mengatakan, dua warga Malaysia itu, kini sedang dirawat oleh pemerintah Jepang. "Dua warga Malaysia di kapal pesiar Diamond Princess dikonfirmasi terinfeksi Covid 19 dan dua lagi masih menunggu hasil uji kesehatan mereka."

"Dua pasien yang terinfeksi tersebut terisolasi dan dibawah pengawasan di Jepang," ujar Noor Hisham. Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi menyatakan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang ada di kapal pesiar Diamond Princess dikonfirmasi terjangkit virus corona atau Covid 19. Diterangkan Menlu, WNI tersebut merupakan 3 dari 78 kru yang ada di Kapal Pesiar Diamond Princess.

"WNI kita yang 78 adalah kru, tidak ada yang jadi penumpang," ujar Menlu, Selasa (18/02/2020) di kantor Kemlu, Jakarta Pusat. Menteri Retno juga tidak bisa memberikan identitas tiga WNI yang terkonfirmasi virus tersebut karena alasan etika. "Alasan etika, saya tidak bisa mengungkap identitas dari ketiga WNI tersebut," ujar Menlu.

Berdasarkan komunikasi yang dilakukan Menlu dengan otoritas Jepang diperoleh informasi bahwa tiga WNI terkonfirmasi terjangkit virus corona merupakan kasus ke 446 di kapal pesiar tersebut. Adapun total orang yang ada dalam kapal tersebut ada 3711. Dari jumlah tersebut, total penumpang sejumlah 2666, sementara total kru ada 1045 yang berasal dari 56 negara.

Dari 3 WNI yang dinyatakan konfirm tersebut, dikatakan Menlu dua diantaranya dibawa ke RS di kota Chiba, Jepang. Sementara satu WNI sedang menjalani proses untuk menuju ke RS yang belum diketahui oleh Menlu. "Tim KBRI mungkin saat ini sudah berada di Chiba, pagi tadi mereka sedang menuju ke Chiba untuk memastikan bahwa WNI kita mendapatkan penanganan yg baik dari otoritas di Jepang," ujar Menlu Kemlu akan terus menjalin komunikasi dengan para kru yang masih ada di dalam kapal Diamond Princess.

Pemerintah juga akan terus berkomunikasi dengan otoritas Jepang mengenai perkembangan tiga WNI yang positif terjangkit virus corona tersebut. (BERNAMA/The Star/NHK/Reuters/Channel News Asia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *