7 Fakta Unik Kerajaan Inggris, Termasuk Rahasia Rok Ratu yang Tak Terangkat saat Tertiup Angin

Travel

Keluarga kerajaan Inggris selalu menjadi sorotan dunia. Segala hal yang berkaitan dengan Royal Familymemang menjadi hal yang seru diperbincangkan. Bicara tentang keluarga kerajaan Inggris, ada hal hal unik yang belum banyak diketahui masyarakat.

Bahkan bisa dibilang, hampir setiap anggota keluarga kerajaan inggris memiliki kebiasaan aneh dan rahasia masing masing. Sebuah film dokumenter tentang keluarga kerajaan yang ditayangkan pada Juni 1969 tidak akan disiarkan ulang. Alasannya, Ratu Elizabeth II dan penasihatnya berpendapat, menunjukkan kehidupan sehari hari keluarga kerajaan bisa berujung bahaya.

Ketika Raja George VI meninggal dunia pada 1952, di waktu yang sama Putri Elizabeth sedang berada di Kenya. Saat itu, Putri Elizabeth tidak membawa pakaian berwarna hitam untuk melambangkan rasa dukanya. Oleh karenanya, ketika Putri Elizabeth tiba kembali di Inggris, pakaian berwarna hitam langsung dikirim ke pesawatnya.

Sehingga Putri dapat langsung mengganti pakaian sebelum keluar dari pesawat. Kini, Ratu Elizabeth II dan semua anggota keluarga kerajaan membawa satu setel pakaian berwarna hitam setiap kali terbang. Hal ini dilakukan dengan tujuan memastikan Earl Grey Tea favoritnya dibuat dengan benar.

Ratu juga membawa sosis buatan Harrods setiap kali bepergian. Jika diperhatikan, rok yang dikenakan Ratu Elizabeth II tidak pernah terangkat karena tertiup angin saat ia menuruni tangga pesawat. Ternyata ini ada alasannya.

Semua rok yang dikenakan oleh Ratu Elizabeth II memiliki berat tertentu sehingga tidak mudah tertiup angin. Ketika Duchess of Cambridge keluar dari rumah sakit dengan menggendong Pangeran George yang baru lahir, ia mengenakan dress polkadot berwarna biru muda. Dress ini sangat mirip dengan dress yang dikenakan Putri Diana saat Pangeran William lahir.

Uskup Michael Bruce Curry yang diundang di pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle menyulut momen bersejarah di Inggris dengan menjadi orang Amerika pertama yang berbicara di pesta pernikahan kerajaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *