Cerita dr Kartika Devi, Istri Wakil Gubernur Sulut yang Jadi Relawan Medis di Rumah Singgah ODP

Corona

Namanya dr Kartika Devi Kandouw Tanos. Dia adalah istri Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw sekaligus menjabat sebagai Kepala Biro Kesra Sulut. Akhir akhir ini sosok dr Kartika Devi Kandouw Tanos menyita perhatian publik setelah dia ikut menjadi relawan tenaga medis. Dr Kartika Devi bertugas di Rumah Singgah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Badan Diklat Maumbi, Minahasa Utara.

Sejak Kemenkes membuka lowongan untuk relawan tenaga medis, ia sudah siap mendaftarkan diri untuk tugas di Jakarta. Namun niat baiknya belum kesampaian, sehingga memilih jadi relawan di dalam daerah saja. "Minta izin ke Pak Wagub tidak dikasih. Kan Sulut juga buka, jadi saya daftar di sini (Sulut) " kata dia.

Ia tergerak jadi relawan tenaga medis, pertama ia memang seorang dokter. "Meski sekarang bertugas behind the desk (Karo Kesra), dokter melekat terus," ujarnya. Kedua, ia tergerak hatinya karena melihat rekan sejawat bertugas di lapangan menangani Covid 19.

"Terus saya lihat teman teman sejawat bekerja mereka capek," ungkap mantan Noni Sulut ini. Kondisi seperti saat ini, diakui dr Devi, butuh relawan. "Tenaga medis dan paramedis terbatas, sementara rumah isolasi sudah bertambah, akan dibuka lagi sehingga butuh relawan. Dibutuhkan bukan hanya tenaga medis, tapi juga non medis," katanya.

"Kan untuk membuat data, turun lapangan mendata, kata ibu tiga orang anak ini. Dr Devi mengatakan, bertugas sebagai tenaga medis seperti layaknya dokter jaga. "Cuma memang sedikit repot karena harus pakai APD lengkap," ujarnya.

Aktivitas di Rumah Singgah menurutnya biasa saja, ODP makan tiga kali sehari, snack dua kali. Dokter standby, melakukan pengecekan kondisi ODP tiap hari. "Pagi hari diukur suhu tubuh, tensi tekanan darah, dan kita tanyakan keluhan mereka," kata dia.

Keluhan ada keluhan panas tubuh naik, diberikan obat penurun panas, ada bengkak atau batuk juga dikasih obat sesuai keluhan. Selain itu juga disampaikan motivasi, ODP itu bukan pasien postif covid, tapi meski begitu penerimaan masyarakat kadang tidak mengenakan. Ia berharap wabah Covid 19 segera berakhir, sehingga aktivitas bisa kembali seperti biasa. (ryo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *