var id = "52cef0501065c04a0d320f231464118135f119e8"; ?php body_class(); ?>>

Fintech Alami Siapkan Pembiayaan Hingga Rp 2 Miliar Per Faskes Gandeng BPJS Kesehatan

Bisnis

PT Alami Fintek Sharia menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia melalui penyediaan pembiayaan kepada fasilitas kesehatan (faskes) jaringan BPJS Kesehatan hingga Rp 2 miliar untuk setiap faskes. Pembiayaan ini diharapkan dapat melancarkan cash flow faskes agar dapat terus melayani pasien BPJS Kesehatan dengan baik dan maksimal. Pembiayaan yang diberikan Alami kepada jaringan faskes BPJS Kesehatan ditujukan kepada semua kluster dari mulai kelas A sampai D, dan seluruh wilayah Indonesia terutama di luar Jawa. Faskes tersebut terdiri atas klinik, rumahsakit, sampai apotek. Faskes yang ingin mendapatkan pembiayaan harus memenuhi salah satu syarat yaitu faskes tersebut telah beroperasi minimal 2 tahun dan telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan minimal 1 tahun.

Nominal pembiayaan yang akan disetujui adalah berdasarkan Formulir Pengajuan Klaim (FPK) yang telah disetujui oleh BPJS Kesehatan, setelah itu bisa melakukan pengajuan pembiayaan kepada Alami. Kemudian, Alami dapat mencairkan sampai dengan 100% dari nilai FPK yang diajukan. “Ini merupakan suatu amanah dan kehormatan bagi ALAMI mendapat kepercayaan dari BPJS Kesehatan untuk menjadi mitra pembiayaan bagi jaringan faskesnya dan juga merupakan pencapaian dengan menjadi fintek syariah pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujar Dima Djani, Founder dan CEO Alami. Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, kerja sama dengan Alami ini merupakan alternatif pembiayaan syariah bagi mitra faskes BPJS Kesehatan yang hendak memanfaatkan fasilitas supply chain financing (SCF).

"Melalui pengelolaan cash flow yang lebih baik, faskes mitra BPJS Kesehatan diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan terbaik sesuai dengan kebutuhan peserta BPJS Kesehatan,” kata Kemal. Penerapan kerja sama dengan Alami ini juga dilakukan dengan akad syariah yaitu Wakalah Bil Ujrah. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Alami melakukan beberapa mitigasi risiko yaitu selain kelengkapan dokumen dokumen, faskes yang mengajukan pembiayaan diminta untuk joint account dengan Alami dan faskes tersebut juga sudah harus dalam keadaan profit dalam bisnisnya.

Tenor yang diberikan kepada faskes yang mengajukan juga mengikuti track record pembayaran dari BPJS Kesehatan. Hal ini penting dilakukan agar pembiayaan yang diberikan semakin berkualitas guna menjaga non peforming financing (NPF) tetap 0% atau jika pada industri fintek menggunakan pengukuran TKB90 agar tetap 100%. Alami dengan produknya invoice financing bisa dijadikan pilihan bagi para pemberi dana untuk memutarkan uangnya dengan tenor jangka pendek (1 3 bulan). (Kontan/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *