var id = "52cef0501065c04a0d320f231464118135f119e8"; ?php body_class(); ?>>

Jika Menerima Informasi yang Tidak betul Segera Laporkan menuju Kominfo Widodo Muktiyo

Metropolitan

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai suku bangsa dan budaya. Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kehidupan berbangsa dan bernegara yang diharapkan adalah kehidupan masyarakat Indonesia yang merdeka bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Namun, keberagaman terkadang dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk memecah belah persatuan bangsa yang sudah dibangun.

Di era digital ini, penyebaran berita hoax lewat media sosial atau sejenisnya kerap menjadi pemicu terjadinya konflik antar golongan. Dirjen IKP Kemkominfo, Prof. Dr. Widodo Muktiyo menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berita berita yang menyebar tanpa sumber yang jelas. "Ada satu prosedur jika kalian menerima informasi yang tidak bener harap segera laporkan ke Kominfo agar tim kami memprosesnya dan pemerintah menidaklanjuti, jangan sampai kita terpengaruh oleh Grup WA karena kebanyakan informasinya tidak jelas atau Hoaks," ungkap Widodo Muktiyo dalam webinar bertajuk "Pemajuan Kebudayaan dalam Mewujudkan Insan Budaya yang Kuat Tangguh dan Berkarakter."

Dr. Beby Siti Salamah selaku Deputi Diklat BPIP, yang turut hadir sebagai narasumber di acara yang sama mengatakan jika gotong royong yang merupakan salah satu budaya bangsa bisa menjadi kunci dalam mempererat persatuan, apalagi di tengah pandemi Covid 19 seperti saat ini. Seperti contohnya, gotong royong di masa adaptasi baru ini menjadi suatu hal yang mainstream dan harus di utamakan. "Dan secara umum kita dapat keperdulian dan saling menolong dan tidak memberikan stigma negative serta memberikan dukungan kebutuhan sehari hari," ujarnya. Sementara Drs. Fitra Arda, selaku Direktur Perlindungan Kebudayaan Kemendikbut mengatakan kekuatan budaya di Indonesia sangatlah tinggi, oleh karena itu para kaum mudah diharapkan agar tidak meleng terhadap budayanya sendiri. Kaum muda harus bisa menunjukkan identitas budaya bangsa yang berpegang teguh pada Pancasila.

Menurut Mira Sahid, teknologi internet dengan kemampuannya menembus batas batas geografis bukanlah penghalang untuk tetap melestarikan budaya budaya kita sendiri. Memproduksi konten atau informasi yang baik bisa dilakukan untuk penguatan buadaya itu sendiri. "Budaya itu bukan hal kuno, tetapi Kreativitas positif akan mempengaruhi prilaku yang lebih baik sebagai bentuk penguatan karakter terhadap budaya itu sendiri, dan sadari untuk menjaga budaya Indonesia adalah tugas kita bersama serta pemanfaatan teknologi mampu mengemas secara kreatif budaya asli bangsa indonesia dalam bentuk konten konten kreatif serta literasi digital," paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *