Keluarga Akan Menggugat Rumah Sakit di Lubuklinggau Gara-gara Status Meninggal Karena Covid-19

Gara gara status orang meninggal karena berstatus positif covd 19, satu keluarga di Sumatera Selata akan menggugat sebuah rumah sakit. Keluarga mendiang M Danil (58), warga Desa Padang Titiran, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang berencana akan menempuh jalur hukum terkait penetapan status almarhum. Dahli, keluarga almarhum, menyatakan berencana menuntut pihak RS AR Bunda Lubuklinggau ke ranah hukum terkait penetapan status positif Virus Corona yang menurut keluarga sangat janggal.

"Swab tes tidak ada, waktu di Tebing kami sudah rapid test hasilnya non reaktif," ujar Dahli, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/9/2020). Ia menerangkan, pada saat almarhum dinyatakan positif Virus Corona, telah meminta kepada pihak rumah sakit di Lubuklinggau untuk memberikan bukti bahwa almarhum melakukan swab test, salah satunya dengan meminta membuka rekaman CCTV. "Mereka tidak bisa memberikan yang kami minta, mereka tidak mau buka CCTV nya, jadi kami sangat yakin ayah kami ini tidak diswab dan bukan meninggal karena Virus Corona," katanya.

Bahkan, dengan kejadian ini, Dahli menduga kejadian yang dialami oleh pihak keluarganya ini bukan yang pertama kali terjadi. Sementara terpisah, kuasa hukum RS AR Bunda, Andka Wira Kesuma saat dikonfirmasi mengatakan sebagai warga negara Indonesia semua orang harus tunduk dengan hukum. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *