Ketika Bupati Gorontalo Marah karena Jam Malam Dilanggar, Pegawai Minimarket Terdiam

Regional

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo marah marah melihat minimarket masih buka di atas pukul 22.00 WITA. Padahal, pihaknya sebelumnya telah mengeluarkan maklumat tentang penerapan jam malam atau pembatasan aktivitas malam yang dimulai pukul 22.00 sampai pukul 04.30 WITA. Penerapan jam malam ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid 19 di Kabupaten Gorontalo.

Video Bupati Gorontalo marah marah itu pun beredar viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Nelson Pomalingo tampak mendatangi sejumlah minimarket yang masih buka di atas pukul 22.00 WITA. Di setiap minimarket yang didatanginya, ia dengan tegas mensosialisasikan jam malam tersebut.

Ia juga terlihat menyayangkan adanya minimarket yang masih buka di atas pukul 22.00. Dalam kesempatan itu, Nelson juga bertanya kepada karyawan mengapa belum tutup setelah pukul 22.00 WITA. "Kenapa belum ditutup," tanyanya dengan tegas.

Tampak beberapa karyawan minimarket pun terdiam. Bupati Gorontalo kemudian mengingatkan bahwa minimarket harus tutup pukul 22.00 WIB. Bila tetap melanggar, ia mengancam akan mencabut izin usaha minimarket tersebut.

"Ini demi keselamatan kita semua," katanya. "Anda tidak mau menyelamatkan Gorontalo atau gimana, besok kalau tidak ditutup saya cabut," tegasnya. "Karena izinnya ada di saya, ini bukan karena kekuasaan, tapi demi Gorontalo," sambungnya.

"Ingatin sama pimpinan," lanjutnya. Sementara itu saat dikonfirmasi, Bupati Gorontalo mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya sebatas melakukan imbauan. Ia pun menegaskan bahwa aturan tersebut diterapkan demi mencegah penyebaran di wilayah Kabupaten Gorontalo.

"Saya tegaskan kepada masyarakat termasuk pelaku usaha, kita taati itu sehingga untuk keselamatan kita semua," terangnya. Nelson melanjutkan bahwa pihaknya memang belum menerapkan sanksi kepada yang melanggar. Namun setelah dilakukan evaluasi, pihaknya tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi kepada siapapun yang melanggar.

"Hari ini memang belum ada sanksi, kami lakukan evaluasi dengan gugus tugas kalau itu terkait dengan izin saya akan cabut izin jika melanggar, Ke depan masyarakat yang berkeliaran juga akan berikan sanksi," tambahnya. Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Gorontalo meminta masyarakat untuk terus mewaspadai Covid 19.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Gorontalo , Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pun mengeluarkan Maklumat tentang Penerapan Jam Malam dalam penanganan virus corona. Maklumat dikeluarkan berdasarkan Kepres No. 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, dan juga maklumat Kapolri No. : MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam Penanganan penyebaran Covid 19, dan Keputusan Forkopimda Provinsi Gorontalo tanggal 30 Maret 2020, serta tindak lanjut hasil rapat Gugus TUgas Kabupaten Gorontalo tanggal 02 April 2020. Melalui maklumat tersebut ditegaskan bahwa untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid 19 di Gorontalo yang ditandai dengan meningkatnya jumlah warga Gorontalo dalam status orang dalam pemantauan (ODP) serta pasien dalam pengawasan (PDP), maka dilakukan jam malam melalui pembatasan aktivitas malam sejak pukul 22.00 sampai dengan pukul 04.20 wita.

Maklumat tersebut dikeluarkan demi membangun kepatuhan di kalangan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo, sebagai berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *