var id = "52cef0501065c04a0d320f231464118135f119e8"; ?php body_class(); ?>>

Memanaskan Ulang Sayur Bayam Bisa Menjadikannya Racun Benarkah

Kesehatan

Ada anggapan memanaskan ulang sayur bayam justru dapat menjadikannya racun di tubuh. Merangkum dari The Guardian, pendapat ini tidak hanya populer di Indonesia saja, tapi juga di Belanda. Bahkan, beberapa orang percaya bahwa memanaskan ulang sayur bayam dapat menyebabkan kanker.

Asumsi ini berkembang karena kandungan nitrat dalam bayam. Melansir dari The Independent, The European Food Information Council (EUFIC) pada 2010 sempat menyebut bahwa kandungan nitrat yang dipanaskan dapat berubah menjadi nitrit lalu menjadi nitrosamin yang diketahui bersifat karsinogenik. Hal inilah yang membuat orang percaya bahwa memanaskan bayam berulang kali bisa menyebabkan kanker. Tak hanya itu, EUFIC juga menyebut nitrit dan nitrosamin juga dapat menyebabkan Blue Baby Syndrome, di mana anak anak tidak mendapatkan cukup oksigen dalam darah.

Namun, anjuran ini kemudian ditarik oleh EUFIC pada 2016. Itu karena beberapa penelitian telah menunjukkan hal yang sebaliknya. Misalnya saja penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Molecular Nutrition and Food Research dan European Food Safety Authority. Kedua hasil penelitian dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa tidak apa apa untuk memanaskan ulang bayam asalkan proses pendinginan, penyimpanan, dan pemanasan ulang dilakukan dengan prosedur yang benar.

Pendapat serupa juga ditulis oleh Nutrifood Research Center dalam buku berjudul Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan. Dalam buku tersebut dituliskan, senyawa nitrat adalah senyawa yang stabil dan tidak akan berubah akibat pemanasan. Mengkonsumsi sayuran yang kaya nitrat tidak akan menyebabkan kanker. Hanya saja, memanaskan sayur bayam lebih dari sekali memang tidak dianjurkan.

Hal itu karena pemanasan ulang pada sayuran akan mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya. Ini tidak hanya berlaku pada sayur bayam saja namun juga pada seluruh sayuran berdaun hijau. Karena itu lebih baik jika kita memasak secukupnya atau yang sekali masak habis dimakan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *