Meskipun Jarang Digunakan, Mobil Tetap Harus Dirawat

Tidak semua orang membeli mobil untuk digunakan dalam keseharian. Banyak juga yang membelinya karena setelah melakukan simulasi kredit mobil Xpander,  ternyata tabungan dan penghasilannya cukup untuk pembayaran awal dan juga membayar cicilan bulanan. Jika kondisinya seperti itu, bukan tidak mungkin mobil yang dibeli tersebut akhirnya justru banyak menganggur di rumah.

Tirto.id – “Mobil yang jarang digunakan berpotensi mengalami kerusakan, baik itu berupa karat, penyumbatan bahan bakar, lumpur, pertumbuhan jamur di bagian mobil, serta zat asam di dalam tangki oli, termasuk juga korosi dan ban mobil yang kempes.”

Sebenarnya, menggunakan atau tidak mobil yang baru dibeli sepenuhnya adalah hak Anda. Namun, tahukah Anda bahwa mobil yang terlalu lama didiamkan tetap bisa mengalami kerusakan?

Agar hal tersebut tidak terjadi, ada baiknya jika Anda tetap memerhatikan perawatannya dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Selalu memanaskan mesin mobil

Untuk Anda pemilik mobil keluaran baru yang menggunakan sistem injeksi, memanaskan mobil tidak perlu dilakukan. Sebab justru bisa memberikan dampak buruk pada mesin terutama jika dilakukan berlebihan. Namun jika mobil Anda belum menggunakan sistem ini, maka memanaskan mesin mobil saat jarang digunakan adalah hal yang penting. Disarankan agar Anda melakukan ini setidaknya 3 atau 5 hari sekali dengan durasi sekitar 10 menit. Jika memungkinkan, ada baiknya jika Anda mengendarai mobil beberapa hari sekali meskipun hanya sebentar.

  • Ganti oli, BBM, dan cairan pendukung lain

Selanjutnya, selalu ganti filter dan oli pada mobil sebelum ditinggal lama. Lakukan langkah yang sama terhadap bensin pada tangki dan cairan pendingin mesin. Tujuannya adalah mencegah proses pengaratan yang sering terjadi saat kendaraan tak beroperasi dalam jangka waktu tertentu. Kandungan uap air, serbuk logam, serta elemen korosif lain dalam oli bekas yang tak segera diganti akan menimbulkan bahaya saat Anda menyalakan mobil.

  • Memeriksa tekanan angin pada ban mobil

Ketika mobil tak dipakai dalam waktu lama, tekanan angin pada ban pun bakal berkurang. Hal ini akan membuat permukaan ban rata sebelah (flat spot), yang dapat memicu kerusakan pada kaki-kaki hingga bearing. Terlebih, ban mobil yang diparkir dalam waktu lama akan menumpu beban terlalu lama pada satu titik saja. Untuk menghindari kerusakan lebih parah, Anda disarankan memeriksa tekanan angin dan mengisinya dengan tekanan maksimal paling tidak satu minggu sekali.

  • Mengecek kondisi busi dan aki mobil

Langkah selanjutnya adalah melanjutkan pemeliharaan dengan memeriksa kondisi aki. Pemilik mobil direkomendasikan melepas aki dan menaruhnya di ruangan kering dengan suhu sejuk. Lakukan langkah serupa untuk busi dengan menambahkan sedikit oli pada soket sebelum dipasang lagi. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepala silinder agar tetap lembap selama mobil ditinggal dan tidak ‘kaget’ saat mesinnya dinyalakan kembali.

  • Parkirkan mobil di permukaan datar

Hal terakhir yang akan membuat kondisi maupun performa mobil terjaga saat jarang digunakan adalah memarkirkannya di permukaan datar. Pastikan Anda tidak mengaktifkan rem parkir, sebab melakukan ini akan menyebabkan kampas rem lengket dengan bagian piringan rem. Kalau Anda punya mobil bertransmisi manual, masukkan ke gigi-1. Sementara jika Anda memiliki mobil matic, posisikan transmisi pada posisi “P”.

Semoga dengan mengikuti beberapa langkah di atas, mobil Anda lebih terjaga keawetannya dan selalu memiliki performa yang baik meskipun jarang digunakan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *