Pemprov DKI Usul Ada Rapid Test On The Spot Rencana Pembukaan Tempat Hiburan Malam

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan ada usulan protokol kesehatan tambahan sebagai syarat pembukaan tempat hiburan malam. Syarat tambahannya yaitu setiap pengunjung yang datang ke tempat karaoke, pub, spa, hingga panti pijat diminta menjalani pemeriksaan rapid test on the spot. "Kalau memang nanti tempat hiburan malam mau dibuka, kita usul tambahan protokol khusus. Contoh, setiap yang mau masuk ke tempat karaoke, dia harus rapid tes di tempat," kata Bambang saat dihubungi, Kamis (23/7/2020).

Opsi lain yang diusulkan yakni pengunjung yang diizinkan masuk hanya mereka yang terbebas Covid 19, diketahui berdasarkan surat keterangan negatif Covid 19 hasil swab test atau nonreaktif rapid test dari rumah sakit atau puskesmas. Ia mengakui dua opsi usulan tersebut memang menyulitkan pengunjung dan pengusaha hiburan malam. Hal ini juga bisa membuat pengunjung hiburan malam berpikir dua kali untuk merogoh kocek lebih dalam. Kondisi itu disebut sebagai konsekuensi pengusaha jika tempat usahanya mau dibuka.

Kebijakan tersebut juga jadi salah satu opsi yang paling mungkin mengingat tempat hiburan malam dengan area serba tertutup masih memiliki risiko tinggi penularan virus. Saat ini Pemprov DKI akan mengundang para pengusaha hiburan ibu kota untuk mematangkan protokol kesehatan tersebut supaya sesuai harapan baik pemprov maupun pengusaha. "Kita kan lebih mengutamakan penanganan kesehatan daripada ekonomi. Syarat ini kan juga biar pengunjung dan pekerja merasa aman," ungkap Bambang.

"Saya yakin, kalau anda diundang ke tempat karaoke, bakal berpikir dua kali. Soalnya, banyak orang yang secara fisik sehat tapi dia carrier dan menularkan ke orang lain, dengan kata lain orang tanpa gejala," pungkasnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *