var id = "52cef0501065c04a0d320f231464118135f119e8"; ?php body_class(); ?>>

Putra BTP Katakan Ini Respon Bijak Nicholas Sean saat Ahok Beberkan soal Teman Dekat Veronica

Nasional

Putra sulung Basuki Tjahaja Purnama (BTP) bereaksi setelah dicecar pengguna media sosial mengenai aksi sang ayah yang membeberkan soal teman dekat Veronica Tan. Seperti diketahui baru baru ini Ahok BTP menuturkan blak blakan sisi lain di balik kasus perceraiannya. Melalui vlog Daniel Mananta Network, Ahok BTP mengaku sempat mendatangi teman dekat Veronica Tan sebelum bercerai.

Tak sendiri, Ahok BTP mengajak putra sulungnya untuk memohon kepada 'teman dekat' Vero agar menyudahi perselingkuhan tersebut. Ketika Ahok BTP memohon pada 'teman dekat' Veronica Tan, dirinya berujar bahwa sosok laki laki tersebut justru tak mau kalah dan seakan menantang Ahok. Momen ini, menurut Ahok BTP, terjadi kala dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Saya datang, memohon. Saya menyampaikan, 'istrimu tidak tahu, istrimu lagi mau melahirkan, dan mumpung saya mau terima kembali istri saya, boleh nggak kalian bubaran?'," tegas Ahok menirukan ucapannya kala itu. Ahok menuturkan, si 'Teman Dekat' ini sudah mengenal anak anak Veronica Tan sejak mereka kecil. Dan saat ia mengatakan hal tersebut, amarah Nicholas Sean pun tersulut sampai hendak melayangkan pukulan.

"Si Nico udah mau mukul itu. Saya nahan Nico," aku Ahok BTP. Adanya pengakuan Ahok BTP mengenai kasus perceraiannya dengan Veronica Tan itu lantas menuai sorotan publik. Hingga kemudian, beberapa pengguna media sosial mencecar reaksi Nicholas Sean yang tampak diam saja dengan pengakuan Ahok.

Dicecar pengguna media sosial, Nicholas Sean lantas memberikan responnya. "Kok kamu diam saja saat ayahmu menjelek jelekkan ibumu di muka publik?" tanya akun @little_life dalam potret pemandangan laut Nicholas Sean. "Emang dengan gua balas akan bikin perubahan," tegas Nicholas Sean.

Reaksi Nicholas Sean lantas banjir komentar dari pengguna media sosial lain. Beberapa memuji jawaban anak sulung Ahok dan Veronica Tan. "Biarkan tangan Tuhan yg bekerja…" "God bless your heart. You are such a wise.."

God bless Sean n Vero…" Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menceritakan masa masa sulit dalam hidupnya. Hal itu diungkapkan Ahok dalam sebuah tayangan yang diunggah di kanal YouTube Daniel Mananta Network, Selasa (30/6/2020).

Ahok mengatakan, saat itu ayahnya, Indra Tjahaja Purnama jatuh sakit dan usaha yang dibangun gulung tikar alias bangkrut. "Papah saya sakit dan bangkrut, pinjaman bunga berbunga (utang)," kata Ahok. Akhirnya dia harus kembali ke Belitung untuk menggantikan ayahnya mengelola perusahaan yang bergelut dibidang pertambangan.

Diketahui, sebelum kembali ke Belitung untuk mengurus perusahaan ayahnya, Ahok tinggal di Jakarta untuk menyelesaikan pendidikannya saat itu. Dalam kondisi itulah, Ahok berada di masa paling sulit dalam hidupnya, tidak punya uang, bahkan untuk makan saja susah. "Saya harus pulang menggantikan beliau, dulu telepon susah, duit nggak ada, hanya makan ikan."

"Saya tinggal sama adik saya si Frans berdua karena yang lain di Jakarta kuliah, saya harus kerja," terangnya. Di masa sulitnya itu, Ahok sempat putus asa dan minta kepada Tuhan agar tidak bangun lagi. "Di situ saya selalu doa gini kalau malam 'Tuhan kalau bisa besok saya nggak mau bangun lagi'," ungkap Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, saat itu dirinya kebingungan bagaimana dia harus menghadapi kebangkrutan perusahaan ayahnya. "Karena saya binggung menghadapi ada 12 lokasi tambang, 150 lebih karyawan yang nggak bisa saya gaji, nggak bisa saya kasih makan," papar Ahok. Bahkan, saat itu, untuk makan dirinya dan sang adik ditanggung oleh pembantu yang merawat adiknya.

"Makanya saya pengen tidak mau bangun," imbuhnya. Kemudian, setiap pagi dirinya bangun tidur dan duduk di beranda rumah, keinginannya untuk tidak bangun lagi itu kembali muncul. Namun, ketika Ahok berada di titik terendah dalam hidupnya itu, ia seperti mendapatkan pencerahan dari Tuhan.

"Saat itulah semua firman Tuhan yang secara rutin saya baca dulu, itu keluar di dalam pikiran saya menjalin sebuah komunikasi," kata Ahok. Dari situ, Ahok menyadari, bahwa harta yang dia miliki hanyalah titipan dari Tuhan. "Saya langsung bangkit semangat, dan itu Tuhan bukakan pintu demi pintu."

"Sampai papah saya pulang ada perselisihan dengan beliau, saya mesti ambil master, pulang bangun pabrik. Itu saya melihat tuntutan Tuhan begitu luar biasa," terang Ahok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *